Senin, 09 Februari 2015

MAKALAH PERBANDINGAN ADMINISTRASI NEGARA INGGRIS DAN INDONESIA

MAKALAH
PERBANDINGAN ADMINISTRASI NEGARA
Administrasi negara inggris












ANGGOTA Kelompok

Khotibul umam        (712.1.1.1824)
Moh zainal abidin (712.1.1.1827)
Moh hasin ()



FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK      



KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “Administrasi negara inggris ”.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Akhirnya penulis berharap semoga Allah S.W.T memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.





Penulis










DAFTAR ISI

Halaman Depan...............................................................................................................         1
Kata Pengantar................................................................................................................         2
Daftar Isi...........................................................................................................................         3
BAB I. PENDAHULUAN
         Latar Belakang ....................................................................................................         4
         Rumusan Masalah ................................................................................................         5
         Tujuan ..................................................................................................................         5

BAB II. PEMBAHASAN
A. sistem administrsi negara inggis…………………….................           6
B. Pemerintahan inggris …………………………………………….          7
1.Bidang  Politik………………………………………………         8
2. Bidang Pembagian administrative…………………………        10
3. Bidang Ekonomi……………………………………………        14
4. Bidang Ilmu pengetahuan dan teknologi…………………         14
5. Bidang Transportasi……………………………………….          15
BAB III. PENUTUP
         Kesimpulan .............................................................................................        17
         Saran......................................................................................................................       18

DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN

         LATAR BELAKANG
            Sistem pemerintahan inggris menjadi salah satu hal yang menarik untuk di pelajari dari negri kerajaan ini, berbicara tentang inggris juga sistem pemerintahan inggris yang telintas di benak kita bisa jadi adalah sistem pemerintah inggis atau yang bisa di sebut britania raya, di jalankan dengan bentuk monarikonstitional.
Secara sederhana inggis memiliki dua jabatan tinggi, yaitu kepalan negara yang di jabat oleh seorang raja atau ratu. Dan kepala pemerintahan yang di jabat oleh perdana mentri, dua jabatan tertinggi tersebut memegang pengaruh yang kuat dalam menjalankan sistem pemerintahan inggis.
            beberapa Negara sering terjadi saparitisme karena system pemerintahan yang memberatkan rakyat ataupun masyarakatya. Sistim pemerintahan mempunyai fondasi yang kuat dimana tidak dapat diubah.
Secara luas berarti system pemerintahan itu menjaa kestabilan masyarakatnya, menjaga tingkah laku mayoritas dan minoritas. Menjaga fondasi pemerintah, menjaga kestabilan politik, ekonomi, dan pertahanan dimana masyarakat bias ikut andil dalam pembangunan pemerintahan tersebut.
Secara sempit berarti sebagai sarana kelompok untuk menjalankan roda pemerintahan, guna menjalankan ke stabilan negara dalam eaktu yang lama
         Inggis sendiri adalah subuah negara kesatuan atau unitary state atau united kingdom wilayahnya pun di bagi menjadi tiga bagian england, wales, irlandia utara. Meskipun pemerintah inggis memiliki dua jabatan tertinggi tapi yang lebih berhak atas apa yang terjadi di pemerintahan adalah perdana mentri,sedangakan raja atau raju memiliki peran tersendiri yaitu sebagai simbol kedaulatan inggis.
            Mekipun tidak memiliki hak politik tetapi ratu atau raja berhak membubarkan parlementer, hal itu berkaitan dengan posisi raja di sistem pemerintahan sebagai badan eksekutive. Untuk badan legeslatifnya dalam sistem pemerintahan inggis berada di tangan parlementer itu sendiri yang di sebut House of commons.
            House of commons di duduki oleh meraka yang terpilih dalam pemilu, merka akan bertugas selama lima tahun, jika kinerjanya tidak baik maka parlementer berhak untuk menghentikan kinerja House of commons yang terpilih melalui pemilu.


            Selain memiliki dua jabatan penting negara inggis, negara ini menerapkan sistem dua partai, dua partai ini adalah partai konservatif dan bartai buruh, dalam sistem pemeritah inggis partai buruh sebagian besar ditopan oleh simpatisan dari kalangan pekerja. Tapi secara garis beras  dimana dua partai ini saling bersaing untuk menduduki kursi pemerintahan inggis. Sebelumnya inggis merupakan negara yang menjalankan pemerintahan berdasarkan sistem feodal. Sistem negara inggis  saat itu dipimpin oleh raja, dan raja yang berkuasa mutlak atas seluruh sistem pemerintahanya. Dimana sistem feodal, maka kekuasaan raja pada saat itu mutlak dari kekuasaan polotik, ekonomi dan militer semuanya ada di tangan raja tidak ada yang berni untuk membantah ataupun melawan.

         RUMUSAN MASALAH
         Bagaimana sistem administrsi negara inggis
         Benarkah negara ini memiliki dua pemerintahan
         Mengetahui perbedaan administrasi di inggis dan di indonesia
         TUJUAN
Dalam tugas ini tujuan utama yang dibahas yaitu tentang bagaimana sistem administrasi di negara inggris. Dan sekaligus bisa mengetahui perbandingan administrasi negara inggris dan indonesia.













BAB II
PEMBAHASAN
A. ADMINISTRASI DI NEGARA INGGRIS
Subdivisi pemerintahan daerah di Inggris terdiri dari empat tingkat divisi administratif yang dikendalikan oleh berbagai tipe entitas administratif dan diciptakan dengan tujuan kepemerintahan daerah. Tingkat tertinggi dari pemerintahan daerah di Inggris terdiri dari sembilan wilayah, yakni: Inggris Timur Laut, Inggris Barat Laut, Yorkshire dan Humber, Midlands Timur, Midlands Barat, Inggris Timur, Inggris Tenggara, Inggris Barat Daya, dan London. Pembagian ini ditetapkan pada tahun 1994 dengan status sebagai Region Kantor Pemerintahan (Government Office Region) untuk mendistribusikan berbagai kebijakan dan program regional Pemerintah Britania Raya, namun tidak ada badan-badan terpilih yang didelegasikan pada tingkat ini, kecuali di London. Kemudian pada tahun 2011, status Kantor Pemerintahan ini dihapuskan. Meskipun demikian, batas-batas yang sama tetap digunakan sebagai daerah pemilihan anggota Parlemen Eropa secara regional.
Setelah devolusi, ada rencana untuk menciptakan sebuah majelis regional tersendiri di masing-masing region di Inggris. Rencana ini diwujudkan melalui referendum. London menyetujui referendum pada tahun 1998. Dua tahun kemudian, Majelis London dibentuk. Namun, ketika usulan tersebut ditolak oleh referendum devolusi Inggris utara 2004 di Inggris Timur Laut, rencana tersebut akhirnya dibatalkan. Majelis regional di luar London dihapuskan pada tahun 2010, dan fungsinya dialihkan menjadi Badan Pembangunan Regional dan sebuah sistem baru dari badan otoritas daerah.
 Di bawah tingkat regional, Inggris dibagi menjadi 48 county seremonial. Pembagian ini digunakan khususnya sebagai kerangka acuan geografis dan telah dikembangkan secara bertahap sejak Abad Pertengahan, ada juga beberapa county yang didirikan baru-baru ini pada tahun 1974. Masing-masing county memiliki seorang Lord Lieutenant dan High Sheriff; jabatan ini dimaksudkan untuk mewakili Monarki Britania Raya local. Di luar London Raya dan Isles of Scilly, Inggris juga terbagi menjadi 83 county metropolitan dan non-metropolitan, pembagian ini sesuai dengan kawasan yang digunakan untuk kepentingan kepemerintahan daerah, dan county-county ini bisa saja terdiri dari satu ataupun banyak distrik.
Terdapat enam county metropolitan berdasarkan wilayah perkotaan yang berpenduduk paling padat, county-county ini tidak memiliki Dewan County.  Di wilayah ini, otoritas utama dipegang oleh dewan subdivisi, yaitu borough metropolitan. Sedangkan di wilayah lain, 27 county non-metropolitan "shire" memiliki dewan county dan terbagi menjadi beberapa distrik, masing-masing distrik juga memiliki Dewan Distrik. County-county ini biasanya (meskipun tidak selalu) terdapat di kawasan perdesaan. County non-metropolitan yang selebihnya terdiri dari satu distrik dan biasanya merupakan sebuah kota kecil atau county yang berpenduduk jarang, county ini dikenal sebagai otoritas kesatuan (unitary authorities). London Raya memiliki sistem pemerintahan daerah yang berbeda; dengan 32 borough London, ditambah City of London yang mencakup kawasan kecil di pusat London dan diatur oleh Korporasi City of London. Pada tingkat pemerintahan daerah terendah, Inggris terbagi menjadi paroki-paroki sipil yang masing-masingnya memiliki dewan paroki tersendiri. Paroki-paroki ini tidak terdapat di London Raya.

B. SISTEM PEMERINTAHAN INGGRIS
            Negara Inggris dikenal sebagai induk parlementaria (the mother of parliaments) dan pelopor dari sistem parlementer. Inggrislah yang pertama kali menciptakan suatu parlemen workable. Artinya, suatu parlemen yang dipilih oleh rakyat melalui pemilu yang mampu bekerja memecahkan masalah sosial ekonomi kemasyarakatan. Melalui pemilihan yang demokratis dan prosedur parlementaria, Inggris dapat mengatasi masalah sosial sehingga menciptakan kesejahteraan negara (welfare state).Sistem pemerintahannya didasarkan pada konstitusi yang tidak tertulis (konvensi). Konstitusi Inggris tidak terkodifikasi dalam satu naskah tertulis, tapi tersebar dalam berbagai peraturan, hukum dan konvensi.
Ciri-ciri dari sistim Pemerintahan Parlementer:
         Badan legislatif adalah badan yang anggotanya dipilih langsung oleh rakyat melalui Pemiliham Umum.
         Anggota Parlementer terdiri atas orang-orang partai politik yang memenangkan pemilihan umum.
         Pemerintahan cabinet terdiri atas para menteri dan perdana menteri sebagai pemimpin cabinet .
         Kabinet bertanggung jawab terhadap parlemen dan dapat bertahan sepanjang dukungan mayoritas anggota parlemen.
         Kepala negara tidak sekaligus menjadi kepala pemerintahan.
 
         Kelebihan dari SIstem Pemerintahan Parlementer
Pembuatan kebijakan dapat cepat ditangani karena mudah terjadi penyesuaian pendapat eksekutif dan legislatif
Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan public jelas
Adanya pengawasan kuat dari parlemen terhadap cabinet, sehingga menjadi berhati hati.
         Kekurangan system Parlementer
Kedudukan badan eksekutif tergantung dari mayoritas dukungan parlemen.
Kelangsungan kedudukan badan eksekutif tidak bias ditentukan kapan akan berakhir
Kabinet dapan menghentikan parlemen. Hal itu terjadi apabila anggota cabinet adalah anggota parlemen yang berasal dari mayoritas.
Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan jabatan eksekut

Pokok-pokok Pemerintahan Inggris adalah:
         Inggris adalah negara kesatuan (unitary state) dengan sebutan United Kingdom yang terdiri atas England, Scotland, Wales dan Irlandia Utara. Inggris berbentuk kerajaan (monarki).
         Kekuasaan pemerintah terdapat pada kabinet (perdana menteri beserta para menteri), sedangkan raja atau ratu hanya sebagai kepala negara. Dengan demikian, pelaksanaan pemerintahan sehari-hari dijalankan oleh perdana menteri.
         Raja/ratu/mahkota memimpin tapi tidak memerintah dan hanyalah tituler dengan tidak memiliki kekuasaan politik. Ia merupakan simbol keagungan, kedaulatan dan persatuan negara.
         Parlemen atau badan perwakilan terdiri atas dua bagian (bikameral), yaitu House of Commons dan House of Lord. House of Commons atau Majelis Rendah adalah badan perwakilan rakyat yang anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat di antara calon-calon partai politik. House of Lord atau Mejelis Tinggi adalah perwakilan yang berisi para bangsawan dengan berdasarkan warisan. House of Commons memiliki keuasaan yang lebih besar daripada House of Lord. Inggris menganut Parliament Soverengnity, artinya kekuasaan yang sangat besar pada diri parlemen.
         Kabinet adalah kelompok menteri yang dipimpin oleh perdana menteri. Kabinet inilah yang benar-benar menjalankan praktek pemerintahan. Anggota kabinet umumnya berasal dari House of Commons. Perdana menteri adalah pemimpin dari partai mayoritas di House of Commons. Masa jabatan kabinet sangat tergantung pada kepercayaan dari House of Commons. Parlemen memiliki kekuasaan membubarkan kabinet dengan mosi tidak percaya.
          Adanya oposisi. Oposisi dilakukan oleh partai yang kalah dalam pemilihan. Para pemimpin oposisisi membuat semacam kabinet tandingan. Jika sewaktu-waktu kabinet jatuh, partai oposisi dapat mengambil alih penyelenggaraan pemerintah.
         Inggris menganut sistem dwipartai. Di Inggris terdapat 2 partai yang saling bersaing dan memerintah. Partai tersebut adalah Partai Konservatif dan Partai Buruh. Partai yang menang dalam pemilu dan mayoritas di parlemen merupakan partai yang memerintah, sedangkan partai yang kalah menjadi partai oposisi.
         Badan peradilan ditunjuk oleh kabinet sehingga tidak ada hakim yang dipilih. Meskipun demikian, mereka menjalankan peradilan yang bebas dan tidak memihak, termasuk memutuskan sengketa antara warga dengan pemerintah.
Inggris sebagai negara kesatuan menganut sistem desentralisasi. Kekuasaan pemerintah daerah berada pada Council (dewan) yang dipilih oleh rakyat di daerah. Sekarang ini, Inggris terbagi dalam tiga daerah, yaitu England, Wales dan Greater London

1. Bidang  Politik
Sebagai bagian dari Britania Raya, sistem politik dasar bagi Inggris adalah monarki konstitusional dan sistem parlementer. Inggris tidak memiliki pemerintahan sendiri sejak tahun 1707. Berdasarkan Undang-Undang Kesatuan 1707, Inggris dan Skotlandia bersatu menjadi Kerajaan Britania Raya. Sebelum penyatuan tersebut, Inggris diperintah oleh monarki dan Parlemen Inggris. Saat ini, Inggris diatur langsung oleh Parlemen Britania Raya, meskipun negara-negara Britania lainnya diserahi pemerintahan sendiri (devolusi).  Pada House of Commons, yaitu Majelis Rendah dalam Parlemen Britania Raya, terdapat 532 dari total 650 anggota Parlemen (MP) yang mewakili konstituensi Inggris.
            Dalam pemilihan umum Britania Raya 2010 Partai Konservatif berhasil memenangkan mayoritas suara mutlak di Inggris, yakni 532 kursi; 61 kursi lebih banyak daripada gabungan kursi dari partai-partai lainnya. Namun, Konservatif tidak memperoleh jumlah kursi mayoritas dalam parlemen, sehingga menghasilkan "parlemen yang menggantung] Untuk bisa memperoleh mayoritas suara di parlemen, Konservatif yang dipimpin oleh David Cameron berkoalisi dengan partai terbesar ketiga di Britania Raya, yaitu Partai Liberal Demokratik pimpinan Nick Clegg. Selanjutnya, pemimpin Partai Buruh, Gordon Brown, terpaksa meletakkan jabatannya sebagai perdana menteri. Saat ini, Partai Buruh dipimpin oleh Ed Miliband.
Sebagai konsekuensi atas keanggotaan Britania Raya di Uni Eropa, pemilu untuk menentukan siapa wakil Britania yang akan dikirim sebagai anggota Parlemen Eropa juga diselenggarakan secara regional di Inggris. Dalam pemilihan umum Parlemen Eropa 2009, hasil dari pemilu di region-region di Inggris untuk anggota Parlemen Eropa adalah sebagai berikut: 23 dari Konservatif, 10 dari Partai Kemerdekaan, 10 dari Liberal Demokratik, dua dari Partai Hijau, dan dua dari Partai Nasional Britania.
            Sejak devolusi, negara-negara lain yang berada dalam kedaulatan Britania Raya (Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara), masing-masing memiliki parlemen terdevolusi sendiri atau majelis untuk isu-isu lokal. Ada perdebatan mengenai status devolusi di Inggris. Awalnya direncanakan bahwa seluruh region di Inggris akan didevolusikan juga, namun setelah adanya penolakan dari region di Inggris Timur Laut dalam referendum, rencana ini akhirnya berhenti diajukan.
            Salah satu isu utama yang muncul dari kebijakan devolusi ini adalah "pertanyaan West Lothian (West Lothian question), yaitu istilah yang digunakan untuk menggambarkan kondisi dimana anggota parlemen Skotlandia dan Wales dapat memberikan suara atas undang-undang yang terkait dengan Inggris, sedangkan Inggris tidak memiliki hak yang setara. Akibat tidak memiliki devolusi kekuasaan, Inggris menjadi satu-satunya negara di Britania Raya yang tidak diberi hak untuk merumuskan kebijakan mengenai pengobatan kanker gratis, perawatan perumahan untuk penduduk usia tua, dan biaya pendidikan tinggi gratis. Hal ini mengakibatkan semakin meningkatnya rasa "nasionalisme Inggris". Beberapa pihak telah menyarankan pembentukan Parlemen Inggris yang terdevolusi, sedangkan yang lainnya juga mengusulkan agar pemberian suara yang terkait dengan Inggris dibatasi, dengan artian hanya berhak dilakukan oleh anggota parlemen yang berasal dari daerah pemilihan Inggris.

2. Bidang Pembagian administratif
pemerintahan daerah di Inggris terdiri dari empat tingkat divisi administratif yang dikendalikan oleh berbagai tipe entitas administratif dan diciptakan dengan tujuan kepemerintahan daerah. Tingkat tertinggi dari pemerintahan daerah di Inggris terdiri dari sembilan wilayah, yakni: Inggris Timur Laut, Inggris Barat Laut, Yorkshire dan Humber, Midlands Timur, Midlands Barat, Inggris Timur, Inggris Tenggara, Inggris Barat Daya, dan London. Pembagian ini ditetapkan pada tahun 1994 dengan status sebagai Region Kantor Pemerintahan (Government Office Region) untuk mendistribusikan berbagai kebijakan dan program regional Pemerintah Britania Raya, namun tidak ada badan-badan terpilih yang didelegasikan pada tingkat ini, kecuali di London. Kemudian pada tahun 2011, status Kantor Pemerintahan ini dihapuskan. Meskipun demikian, batas-batas yang sama tetap digunakan sebagai daerah pemilihan anggota Parlemen Eropa secara regional.
            Setelah devolusi, ada rencana untuk menciptakan sebuah majelis regional tersendiri di masing-masing region di Inggris. Rencana ini diwujudkan melalui referendum. London menyetujui referendum pada tahun 1998. Dua tahun kemudian, Majelis London dibentuk. Namun, ketika usulan tersebut ditolak oleh referendum devolusi Inggris utara 2004 di Inggris Timur Laut, rencana tersebut akhirnya dibatalkan.[88] Majelis regional di luar London dihapuskan pada tahun 2010, dan fungsinya dialihkan menjadi Badan Pembangunan Regional dan sebuah sistem baru dari badan otoritas daerah.
            Di bawah tingkat regional, Inggris dibagi menjadi 48 countyHYPERLINK "http://id.wikipedia.org/wiki/County_seremonial_di_Inggris" seremonial. Pembagian ini digunakan khususnya sebagai kerangka acuan geografis dan telah dikembangkan secara bertahap sejak Abad Pertengahan, ada juga beberapa county yang didirikan baru-baru ini pada tahun 1974 Masing-masing county memiliki seorang Lord Lieutenant dan High Sheriff; jabatan ini dimaksudkan untuk mewakili Monarki Britania Raya lokal Di luar London Raya dan Isles of Scilly, Inggris juga terbagi menjadi 83 county metropolitan dan non-metropolitan, pembagian ini sesuai dengan kawasan yang digunakan untuk kepentingan kepemerintahan daerah, dan county-county ini bisa saja terdiri dari satu ataupun banyak distrik.
            Terdapat enam county metropolitan berdasarkan wilayah perkotaan yang berpenduduk paling padat, county-county ini tidak memiliki Dewan County Di wilayah ini, otoritas utama dipegang oleh dewan subdivisi, yaitu borough metropolitan. Sedangkan di wilayah lain, 27 county non-metropolitan "shire" memiliki dewan county dan terbagi menjadi beberapa distrik, masing-masing distrik juga memiliki Dewan Distrik. County-county ini biasanya (meskipun tidak selalu) terdapat di kawasan perdesaan. County non-metropolitan yang selebihnya terdiri dari satu distrik dan biasanya merupakan sebuah kota kecil atau county yang berpenduduk jarang, county ini dikenal sebagai otoritas kesatuan (unitary authorities). London Raya memiliki sistem pemerintahan daerah yang berbeda; dengan 32 borough London, ditambah City of London yang mencakup kawasan kecil di pusat London dan diatur oleh Korporasi City of London. Pada tingkat pemerintahan daerah terendah, Inggris terbagi menjadi paroki-paroki sipil yang masing-masingnya memiliki dewan paroki tersendiri. Paroki-paroki ini tidak terdapat di London Raya.

3. Bidang Ekonomi
London adalah pusat keuangan terbesar di dunia.
            Perekonomian Inggris merupakan salah satu perekonomian terbesar di dunia, dengan PDB per kapita rata-rata £ 22.907. Inggris menerapkan sistem ekonomi pasar campuran; yang mengadopsi sebagian besar prinsip-prinsip pasar bebas, namun tetap mempertahankan infrastruktur kesejahteraan soaial. Mata uang resmi di Inggris adalah pound sterling (ISO 4217, GBP). Perpajakan di Inggris cukup kompetitif bila dibandingkan dengan kebanyakan negara Eropa lainnya. Pada tahun 2009, tarif dasar pajak perseorangan adalah 20% dengan penghasilan kena pajak mencapai £ 37.400, dan 40% bagi yang berpenghasilan di atas jumlah tersebut.
            Ekonomi Inggris menyumbangkan bagian terbesar bagi ekonomi Britania Raya, yang PDB (PPP) per kapitanya merupakan tertinggi ke-18 dunia. Inggris merupakan pemimpin dalam industri kimia dan farmasi, juga dalam industri-industri penting seperti kedirgantaraan, industri senjata, dan industri perangkat lunak. Bursa efek London, yang berlokasi di London, merupakan bursa saham terbesar di Eropa. London juga merupakan pusat keuangan di Britania Raya, 100 dari 500 perusahaan terbesar di Eropa bermarkas di London, Di samping itu, London merupakan pusat keuangan terbesar di Eropa, dan pada tahun 2009 juga dinobatkan sebagai salah satu pusat bisnis dan keuangan terbesar di dunia.
Bentley Continental GT. Bentley merupakan salah satu perusahaan mobil Inggris yang terkemuka.
            Bank of England, yang didirikan pada tahun 1694 oleh bankir Skotlandia bernama William Paterson adalah bank sentral Britania Raya. Pada awalnya, bank ini didirikan sebagai bank swasta, namun sejak tahun 1946, bank ini telah dinasionalisasi menjadi milik negara. Bank of England memiliki hak monopoli untuk mencetak uang kertas di Inggris dan Wales, namun hak ini tidak berlaku di Skotlandia dan Irlandia Utara. Pemerintah Britania Raya menyerahkan tanggung jawab kepada Komite Kebijakan Moneter Bank of England untuk mengelola kebijakan moneter negara dan menetapkan suku bunga.
            Inggris pada dasarnya adalah sebuah negara industri. Namun, sejak tahun 1970-an terjadi penurunan dalam sektor-sektor industri berat dan manufaktur, dan terjadi peningkatan dalam sektor industri jasa. Sektor pariwisata juga menjadi andalan bagi perekonomian Inggris. Sektor ini menarik jutaan wisatawan mancanegara ke Inggris setiap tahunnya. Ekspor Inggris didominasi oleh obat-obatan, mobil (meskipun sebagian besar perusahaan otomotif Inggris seperti Rolls-Royce, Lotus, Jaguar dan Bentley saat ini dimiliki oleh asing), minyak mentah yang dihasilkan dari penambangan minyak di Laut Utara, mesin pesawat, serta minuman beralkohol. Sektor pertanian sudah sangat intensif dan termekanisasi. Sektor ini memproduksi sekitar 60% bagi kebutuhan makanan dan menyerap sekitar 2% angkatan kerja di Inggris.  Dua pertiga produksi dikhususkan untuk sektor peternakan, selebihnya untuk pertanian.

4. Bidang Ilmu pengetahuan dan teknologi
Isaac Newton adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah ilmu pengetahuan.
Tokoh terkemuka yang berasal dari Inggris di bidang sains dan matematika antara lain Sir Isaac Newton, Michael Faraday, Robert Hooke, Robert Boyle, Joseph Priestley, J. J. Thomson, Charles Babbage, Charles Darwin, Stephen Hawking, Christopher Wren, Alan Turing, Francis Crick, Joseph Lister, Tim Berners-Lee, Paul Dirac, Andrew Wiles dan Richard Dawkins. Beberapa ahli mengklaim bahwa konsep awal dari sistem metrik diciptakan oleh John Wilkins, sekretaris pertama Royal Society pada tahun 1668. Sebagai tempat kelahiran Revolusi Industri, Inggris adalah kediaman bagi penemu-penemu terkemuka pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-20. Insinyur Inggris yang terkemuka pada masa Revolusi Industri di antaranya adalah Isambard Kingdom Brunel, yang terkenal karena menciptakan rangkaian kapal uap bernama Great Western Railway dan sejumlah jembatan-jembatan penting yang mengakibatkan perkembangan angkutan umum dan teknik modern. Mesin uap yang diciptakan oleh Thomas Newcomen juga turut membantu menelurkan Revolusi Industri. Vaksin cacar yang ditemukan oleh Edward Jenner dikatakan telah "menyelamatkan lebih banyak nyawa umat manusia".
            Penemuan dan penciptaan yang berasal dari Inggris di antaranya adalah mesin jet, mesin pemintal pertama, komputer pertama dan komputer modern pertama, World Wide Web dan HTML, transfusi darah manusia yang berhasil pertama, mesin penghisap debu, mesin pemotong rumput, sabuk pengaman, kapal bantalan udara, motor listrik, mesin uap, dan teori-teori seperti teori evolusi Darwin dan teori atom. Newton mengembangkan teori gravitasi universal, mekanika klasik, dan infinitesimal kalkulus, serta Robert Hooke dengan hukum elastisitasnya. Penemuan lainnya termasuk kereta api plat besi, termosipon, aspal, karet gelang, perangkap tikus, bola lampu, lokomotif uap, garis jalan, garukan traktor, dan lain sebagainya.

5. Bidang Transportasi
Department for Transport adalah badan pemerintah yang bertanggung jawab untuk mengawasi transportasi di Inggris. Ada banyak jalan tol dan jalan raya nasional di Inggris, di antaranya A1 Great North Road, yang melintasi bagian timur Inggris, dari London ke Newcastle hingga ke perbatasan Skotlandia, sebagian besar dari jalan ini adalah jalan tol. Jalan tol terpanjang di Inggris adalah M6, yang membentang dari Rugby ke Inggris Barat Laut hingga ke perbatasan Inggris-Skotlandia.  Rute-rute utama lainnya di antaranya M1 dari London ke Leeds, M25 yang mengelilingi London, M60 yang mengelilingi Manchester, M4 dari London ke South Wales, M62 dari Liverpool via Manchester ke East Yorkshire, dan M5 dari Birmingham ke Bristol dan Inggris Barat Daya.

6. Kebudayaan
            Banyak monumen-monumen kuno yang dibangun pada masa prasejarah, yang paling terkenal adalah Stonehenge, Devil's Arrows, Rudston Monolith dan Castlerigg. Dengan diperkenalkannya arsitektur Romawi Kuno, bangunan-bangunan seperti basilika, pemandian, amfiteater, villa, kuil Romawi, benteng, dan saluran air model Romawi juga makin berkembang.
            Romawi mendirikan kota-kota pertama seperti London, Bath, York, Chester dan St Albans. Contoh arsitektur terpentingnya adalah Tembok Hadrian, yang membentang di bagian utara Inggris.  Peninggalan lainnya yang cukup terpelihara dengan baik adalah pemandian Romawi di Bath, Somerset.
            Bangunan dan arsitektur pada Awal Abad Pertengahan biasanya berupa konstruksi sederhana yang menggunakan kayu dengan atap dari ilalang. Arsitektur gereja bergaya sintesis Hiberno-Saxon monastisisme.[228][229] Setelah penaklukan Norman pada tahun 1066, berbagai kastil di Inggris diciptakan agar para penguasa bisa menegakkan otoritas mereka serta untuk melindungi invasi dari arah utara. Beberapa kastil abad pertengahan yang terkenal adalah Menara London, Kastil Warwick, Kastil Durham, dan Kastil Windsor.

            Selama era Plantagenet, arsitektur Gothik katedral abad pertengahan berkembang pesat. Katedral Canterbury, Westminster Abbey dan York Minster adalah contoh utamanya. Selain itu juga dibangun berbagai kastil, istana, gedung universitas dan gereja paroki. Arsitektur abad pertengahan ini berakhir pada abad ke-16 saat era Tudor dimulai. Sebagai buntut dari Renaissance, bentuk arsitektur bergaya klasik berbaur dengan era kekristenan. Arsitek dengan gaya Barok Inggris yang terkenal salah satunya adalah Christopher Wren.
Arsitektur pada era George bergaya lebih halus dan membangkitkan kembali bentuk Palladian sederhana. Royal Crescent di Bath adalah salah satu contoh terbaik dari arsitektur pada era ini. Dengan munculnya romantisisme selama periode Victoria, gaya Gothik kembali dibangkitkan. Revolusi Industri juga turut membuka jalan bagi arsitektur-arsitektur seperti The Crystal Palace. Sejak tahun 1930-an, berbagai arsitektur bergaya modernis juga telah muncul, meskipun hal ini banyak dipertentangkan oleh para penganut tradisionalis.

7 Cerita rakyat
Cerita rakyat Inggris telah berkembang selama berabad-abad. Beberapa karakter dan cerita mewakili seluruh Inggris, tetapi ada juga sebagian yang mewakili daerah tertentu. Makhluk-makhluk mitos dalam cerita rakyat Inggris di antaranya Pixies, raksasa, peri, bogeymen, troll, goblin, dan kurcaci. Cerita-cerita rakyat kuno yang berasal dari Inggris antara lain termasuk cerita yang menampilkan Offa dari Angel dan Wayland the Smith. Kisah Robin Hood dan Merry Men dari Sherwood dan pertarungan mereka dengan Sheriff dari Nottingham mungkin adalah cerita rakyat Inggris yang paling terkenal di dunia.
            Selama Abad Pertengahan, cerita-cerita yang berasal dari tradisi Britonik menjadi bagian dari cerita rakyat Inggris. Cerita-cerita ini berasal dari sumber-sumber Anglo-Norman, Perancis dan Weales, mengisahkan tentang Raja Arthur, Camelot, Excalibur, Merlin dan Kesatria Meja Bundar seperti Lancelot. Cerita-cerita ini muncul bersamaan dengan cerita-cerita Geoffrey dari Monmouth dalam Historia Regum Britanniae. Tokoh lainnya dari cerita rakyat Inggris, Raja Cole, mungkin didasarkan pada tokoh nyata dari era Britania Romawi.
Tari Morris, tari tradisional Inggris.
            Beberapa tokoh dalam cerita rakyat didasarkan pada tokoh-tokoh sejarah semi ataupun aktual yang kisahnya telah diwariskan selama berabad-abad. Lady Godiva misalnya, dikatakan bahwa ia mengendarai kuda dengan bertelanjang melewati Coventry, Hereward the Wake adalah seorang tokoh heroik Inggris yang melawan invasi Norman, sedangkan Herne the Hunter dipercaya sebagai seorang hantu penunggang kuda yang berasal dari hutan dan taman di Windsor. Setiap tanggal 5 November, orang-orang membuat api unggun, menyalakan kembang api dan memakan tofe apel dalam rangka memperingati upaya Guy Fawkes dalam menggagalkan konspirasi Plot Bubuk Mesiu. Selain itu, terdapat juga sejumlah identitas dan kegiatan tradisional, baik yang bersifat regional ataupun nasional. Beberapa di antaranya adalah tari Morris, tari Maypole, Rapper sword di Inggris Timur Laut, Long Sword dance di Yorkshire, Mummers Play, bottle-kicking di Leicestershire, dan cheese-rolling di Cooper's Hill.[240] Inggris tidak memiliki kostum nasional resmi, namun kostum-kostum yang dikenakan oleh Raja dan Ratu, pengawal Ratu, kostum Morris, dan Beefeater dianggap sebagai kostum tradisional tidak resmi.











BAB III
PENUTUP

         KESIMPULAN

     sistem pemerintah inggis atau yang bisa di sebut britania raya, di jalankan dengan bentuk monarikonstitional.
            Monari dalam artian bahwa kepala negara di pegang oleh seorang raja atau ratu sedangakn konstituonal berarti pemerintah yang dijalankan pleh perdana mentri berdasarkan pemilihan.
            Secara sederhana inggis memiliki dua jabatan tinggi, yaitu kepalan negara yang di jabat oleh seorang raja atau ratu. Dan kepala pemerintahan yang di jabat oleh perdana mentri, dua jabatan tertinggi tersebut memegang pengaruh yang kuat dalam menjalankan sistem pemerintahan inggis
            Mekipun tidak memiliki hak politik tetapi ratu atau raja berhak membubarkan parlementer, hal itu berkaitan dengan posisi raja di sistem pemerintahan sebagai badan eksekutive. Untuk badan legeslatifnya dalam sistem pemerintahan inggis berada di tangan parlementer itu sendiri yang di sebut House of commons.
            House of commons di duduki oleh meraka yang terpilih dalam pemilu, merka akan bertugas selama lima tahun, jika kinerjanya tidak baik maka parlementer berhak untuk menghentikan kinerja House of commons yang terpilih melalui pemilu.
            Selain memiliki dua jabatan penting negara inggis, negara ini menerapkan sistem dua partai, dua partai ini adalah partai konservatif dan bartai buruh.
Kemudian kita sidikit membandingkan dengan administrasi di negara indonesia.
            Landasan idiil adalah pancasila. Landasan idiil bagi penyelenggara administrasi indonesia adalah negara kesatuan republik indonesia yaitu pancasila. Pancasial sebagai dasar negara merupakan sumber dari segala hukum
            Secara garis besar berbeda tapi nyaris sama. Dimana indonesia adalaha negara kesatuan dan inggis adalah negara kerajan. Indonesia memiliki landasan konstitusional, kekuasaan negara ada di tangan MPR sama dengan inggis yang mana kekuasaan tertinggi ada di tangan mentri. Kemudian indonesia memiliki banyak partai meraka juga bersaing satu dengan yang lain untuk duduk pada pemerintahan indonesia sama hanya dengan inggis tapi inggis hanya memiliki dua partai saja.
Indonesia ada badan pemerintah yaitu eksekutiv, legeslativ di inggis juga ada badan negaranya.
            Secara garis besar disini di simpulkan bahwa administrasi negara indonesia dan inggis hampir sama Cuma sedikit perbedaanya.

         SARAN

               Dengan adanya makalah ini kita bisa sadar tentang keadaan administrasi yang ada di negara inggris, dan tentunya hal itu bisa menambah wawasan kita khususnya tentang keadaan yang ada di inggris. Dan selain itu kita sebagai mahasiswa bisa membandingkan bagaimana sistem administrasi di negara inggris dan administrasi di indonesia. 

1 komentar:

Comments system